Selasa, 13 Mei 2014

@MaeeHom Binder dan Dompet bahan Kulit Printing

Hallo .. Pos pertama saya publikasiin dagangan saya selama ini. Ini hanya sebagian, sisanya step by step ya cinn... ohya, sebelumnya kenalan dulu nih sama tukang jualannya. Nama ane "Feny" tapi kalo dikelas biasa dipanggil tukang pulsa, tukang binder, tukang gorengan, dan yang paling ga enak "tukang copet" :'( .hahaha.. kerjaan ane sekarang ini MAHASISWA yaaa bukan MANJASISWA :P selain itu ane juga sibuk dagang, dagang apa aja deh pokonya .. istilah kerennya mah "serabutan". Nah, sekarang ane pengen ngasih liat foto-foto dagangan ane .. siapa tau aja kawan-kawan sekalian berminat :) 

Foto
Available 20/26 rings for Binder

Bisa SATUAN !!




























 

Nah ..... itu sebagian foto-foto dagangan ane.. kalo kawan-kawan naksir atau mau tanya2 tentang dagangan ane boleh ko ... sangat diBOLEHKAN !! hehehe ..
Kawan2 bisa langsung Cp by Phone/SMS/WA : 0877-8387-9945
Atau lewat PIN BB : 76A8B505 .. bisa juga visit twitter olshop ane di https://twitter.com/MaeeHom .. disitu ada lebih banyak foto-foto dagangan ane.

ohya.. ohyaaaa mau ngasih keterangan nih :
1. Untuk semua binder yang ada di foto : tersedia ukuran 20 atau 26 Ring
2. Bisa beli TERPISAH !!! bisa dompetnya aja, bisa bindernya aja :)

Jangan RAGU buat nanya2 ane yaaaa ..
kalo ada yang mau jadi Reseller dagangan ane bisa ko ... dengan senang hatiiiiii <3

udah dulu ya pos dagangan ane ..
sampai jumpaaaaa :3

Pasar Apresiasi Kemampuan Hatta Kendalikan Perekonomian Indonesia

Selasa, 13 Mei 2014 | 17:33 WIB
Estu Suryowati
JAKARTA, KOMPAS.com - Mundurnya Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Hatta Rajasa membuat ketidakpastian di pasar telah sedikit berkurang. Sebab, satu pasangan capres-cawapres sudah jelas.

"Jadi biasnya bisa terukur ketika satu pasangan terjadi, mereka bisa mengukur ketidakpastian yang tercipta seperti apa. Jadi kalau yang satu lagi mengeluarkan, pasti jelas ketidakpastiannya seperti apa," kata Kepala Ekonom Danareksa Purbaya Yudi Sadewa di Kantor Kemenko Perekonomian, Selasa (13/5/2014).

Menurut Purbaya, seharusnya hal ini dapat berdampak positif. Kedua capres yang digadang-gadang sama-sama ingin memajukan negara. Namun demikian, belum jelas apa program yang diusung.

Hatta dinilainya lebih memliki rekam jejak yang baik. "Dua-duanya ingin memajukan negara, cuma programnya belum jelas saja. Kalau Pak Hatta mungkin lebih gampang, karena track record-nya seperti apa. Kalau yang dari sebelah sana kami tidak tahu," ujar Purbaya.

Purbaya mengaku pasar tak kaget melihat kemampuan Hatta saat menjabat Menko Perekonomian. Untuk itu dia mengklaim bahwa pasar sangat mengapresiasi pengetahuan ekonomi yang dimiliki Hatta.

"Cuma tidak semua pasar tahu bahwa Pak Hatta sepintar itu. Persepsi pasar seperti itu. Jadi kalau saya sih tidak menyangsikan khawatir dari kalangan berpendidikan," jelas dia.