Feny_MaeeHom
OnlineSHOP @MaeeHom BinderTasDompet dan semua kebutuhan yang anda BUTUHKAN !!! (serabutanOLSHOP)
Minggu, 29 Maret 2015
Seputar Hukum dalam Ekonomi (edisi kuosioner)
Jumat, 02 Januari 2015
Poster Koperasi <3
Poster ini sebenarnya tugas materi Ekonomi Koperasi. Yang anggotanya ada 1. Prisilia Nirmala Saleh, yang satu ini bisa dibilang bidadarinya kelompok ini. Terus yang ke-2. Eka Luthfy Pratiwi, orangnya kaya peri yang selalu ngingetin posting poster ini di blognya 3. Feny Marseini ^^ hehehe ..
Loveyouuu <3
Senin, 29 Desember 2014
Arti dari sebuah kata "Ayah"
Ayah, bagi sebagian orang diartikan sebagai sosok kepala keluarga pemikul terbesar tanggung jawab serta teladan untuk keluarganya. Ayah juga sesosok pria yang pertama menjadi laki-laki yang disayang oleh anak-anaknya. Seorang pekerja keras yang bersedia menukarkan posisi kepala di kaki dan kaki di kepala.
Namun, apa yang sering dikatakan oleh kebanyakan orang tentang definisi ayah tidak pernah aku rasakan. Malam ini tepatnya, ketika aku terfikir untuk menumpahkan segala keluh kesahku disini untuk pertamakalinya. Ya .. Maafkan aku ayah, mungkin aku terlalu lancang untuk berbicara tentangmu di sebuah halaman elektronik. Tapi ayah, sungguh mengapa engkau begitu mengabaikan keluargamu? Kasih sayangmu bahkan belum pernah aku rasakan hingga saat ini, kasih sayang seorang ayah pada putrinya yang sering ku perhatikan dari teman-temanku? Ayah, sejujurnya aku begitu menyayangimu tapi aku tak tau bagaimana untuk menunjukan sayangku sebagai anakmu. Tapi jangan salahkan aku atau keempat saudariku ayah, karena kami tak pernah diajari untuk menyayangi orangtua laki-laki yang disebut ayah. Ayah, baktiku saat ini hanya sebatas membukakan pintu saat kau pulang bekerja.
Ayah, diusiamu yang semakin menua ini mengapa egomu semakin besar? Semenjak tempat bekerjamu diluruh-rantahkan, tepatnya 3 bulan yang lalu mengapa engkau semakin menjauh dari kami, keluargamu? Mengapa engkau hanya terima nasib tanpa berusaha lebih agar keluargamu tidak kesusahan dalam lapar? Dari dulu tak pernah aku mendengar cerita-cerita hidupmu. Tak pernah aku mendapatkan janji yang kau ucapkan ayah. Setidaknya aku ingin menerima telepon darimu ketika aku berpergian jauh untuk waktu yang lama. Menanyakan kabar serta perasaanku ditempat itu.
Ayah, sampai saat ini aku tak pernah tau apasaja yang ada dipikiranmu. Apakah kau memikirkan anak-anakmu? Apakah kau peduli pada kami? Apakah kau ingin bercengkrama dipagi hari bersama keluargamu di pelataran rumah.
Ayah, begitu banyak misteri dalam hidupmu. Aku dan keempat putrimu sesungguhnya baru memaknai engkau sebagai sesosok laki-laki yang menikahi ibu kami, yang tak pernah ada disaat kami terbangun dan hanya melihat pakaian kotormu di keranjang pakaian.
Ayah, bila hanya urusan uang yang menjadi penghalang curahan kasih sayangmu. Maka kami ikhlas untuk membiarkanmu bekerja dirumah dengan pendapatan seadanya. Tapi ayah, janganlah engkau menghindar dari kami di rumahmu sendiri. Berubahlah demi kami untuk menjadi sesosok ayah yang mampu mengayomi dan melindungi keluargamu. Jadilah sesosok yang lebih terbuka dan menyenangkan. Janganlah engkau terlalu asyik dengan duniamu sendiri ayah, dunia yang membuatmu merasakan selalu hidup membujang tanpa dibebani tanggung jawab.
Akhirnya, aku juga yang harus mengerti bahwa aku tidak dapat memilih seperti apa ayah dan ibuku kelak ketika aku dilahirkan. Namun, setidaknya aku dapat memilih sesosok ayah untuk anak-anakku kelak seperti yang aku inginkan dan menjadi ibu yang dapat dibanggakan.
Semoga Allah memberikanmu kesahatan dan barokah-Nya untukmu Ayah..
Amiin..
Jumat, 14 November 2014
Perkembangan Koperasi Indonesia
Sejak awal orde baru, pembangunan koperasi telah diintergrasikan ke dalam pembangunan perekonomian nasional dengan mnegaitkan program-program melalui Badan Usaha Unit Desa (BUUD) yang dikembangkan menjadi Koperasi unit desa (KUD) dalam menangani pengadaan pangan nasional. Hal itu terceermin dalam Garis-Garis Besar Haluan Negara dan Rencana Pembangunan lima Tahun (Replita). Dalam Pembangunan Jangka Panjang (25 tahun) Tahap I. Pemerinthan dengan melalui program pembangunan KUD-nya telah membuat koperasi itu tumbuh sebagai badan usaha di desa-desa.
Pada Masa Reformasi, begi koperasi yang dinilai menghambat perkembangan koperasi sebagai lembaga ekonomi demokrastis telah dihapuskan atau diganti pemerintah Kabinet Reformasi Pembangunan. Misalnya Inpres. No.4 Tahun 1984 tentang Pembinaan dan Pengembangan KUD, yang selama itu dinilai menjadi hambatan utama dalam pengembangan koperasi un-KUD di desa telah dicabut dan diganti dengan Inpres No. 18 Tahun 1998, Inpres tersebut memberikan peluang yang sama bagi tubuhnya semua jenis koperasi. Keluhan masyarakat tentang sulitnya memperoleh badan hukum koperasi, segara dijawab dengan keluarnya keputusan Menteri Koperasi dan PKM dengan melakukan pendelegasian kewenangan kepada pejabat di tingkat kabupaten / kotamadya.
Kebijakan koperasi lainnya dalam era reformasi ialah pemberian kesempatan seluasa-luasnya kepada koperasi untuk menyalurkan / mendistribusikan sembilan bahan pokok (sembako) melalui pengembangun jalur distribusi alternatif, karena jalur yang ada telah mengalami kerusakan akibat krisis ekonomi. Selain itu kebijakan penyediaan kredit guna membantu permodalaan koperasi dan UKM yang terdiri atas 17 skema kredit.
Namun akibatnya, muncul fenomena “koperasi merpati” yaitu koperasi yang didirikan dengan tujuan hanya untuk mendapatkan fasilitas-fasilitas negara tanpa risiko yang akan dihadapinya. Hal tersebut menyebabkan banyak koperasi yang berdiri hanya mengejar jeuntungan dan memanfaatkan fasilitas milik negara. Hal tersebut menggambarkan sisi baik perkoperasian telah dicemarkan yang hanya menimbulkan presepsi kburuk terhadap konsep koperasi selama ini.
Penataan pun dilakukan kembali pada bulan November 1998, telah diselenggarakan TUNASKOP yang diikuti oleh seua unsur gerakan koperasi . TUNASKOP telah mengesahkan draft Anggaran Dasar Dekopin baru, dan kemudian perlu disahkan dengn Keppres No. 21 Tahhun 1997. Pengesahan Anggaran Dasar itu baru dilakukan 3 bulan kemudian, melalui keppres No.24 Tahun 1999 tentang pengesahan Perubahan Anggaran Dasar Dekopin. Pada tahun 21 Maret 1999 pengesahan itu diikuti dengan penyelenggaraab Rapat Anggota Dekopin untuk memilih pengurus Dekopin yang baru periode 1999-2004.
Perkembangan selanjutnya Koperasi diharapkan dapat mengacu pada cita-cita yang tersurat dan tersirat dalam Pasal 33 UUD 1945. Cita-cita koperasi Indonesia adalah menentang individualisme dan kapitalisme secara fundamental. Paham koperasi indonesia menciptakan masyarakat Indonesia yang kolektif dan berakar pada adat-istiadat indonesia, tetapi disesuaikan pada tingkat yang lebih tinggi sesuai dengan tuntutan zaman modern. Koperasi sebagai badan usaha bersama berdasarkan asas kekeluargaan yang sewaktu-waktu bisa menjadi alat untuk membebaskan masyarakat dari kesengsaraab ekonomi akibat berbagai krisis sekaligus menciptakan kesejateraan masyarakat keseluruhan.
Selasa, 14 Oktober 2014
EKONOMI KOPERASI : KOPERASI CAHAYA MADANI
Selasa, 13 Mei 2014
@MaeeHom Binder dan Dompet bahan Kulit Printing
Hallo .. Pos pertama saya publikasiin dagangan saya selama ini. Ini hanya sebagian, sisanya step by step ya cinn... ohya, sebelumnya kenalan dulu nih sama tukang jualannya. Nama ane "Feny" tapi kalo dikelas biasa dipanggil tukang pulsa, tukang binder, tukang gorengan, dan yang paling ga enak "tukang copet" :'( .hahaha.. kerjaan ane sekarang ini MAHASISWA yaaa bukan MANJASISWA :P selain itu ane juga sibuk dagang, dagang apa aja deh pokonya .. istilah kerennya mah "serabutan". Nah, sekarang ane pengen ngasih liat foto-foto dagangan ane .. siapa tau aja kawan-kawan sekalian berminat :)
![]() |
| Available 20/26 rings for Binder |















Nah ..... itu sebagian foto-foto dagangan ane.. kalo kawan-kawan naksir atau mau tanya2 tentang dagangan ane boleh ko ... sangat diBOLEHKAN !! hehehe ..
Kawan2 bisa langsung Cp by Phone/SMS/WA : 0877-8387-9945
Atau lewat PIN BB : 76A8B505 .. bisa juga visit twitter olshop ane di https://twitter.com/MaeeHom .. disitu ada lebih banyak foto-foto dagangan ane.
ohya.. ohyaaaa mau ngasih keterangan nih :
1. Untuk semua binder yang ada di foto : tersedia ukuran 20 atau 26 Ring
2. Bisa beli TERPISAH !!! bisa dompetnya aja, bisa bindernya aja :)
Jangan RAGU buat nanya2 ane yaaaa ..
kalo ada yang mau jadi Reseller dagangan ane bisa ko ... dengan senang hatiiiiii <3
udah dulu ya pos dagangan ane ..
sampai jumpaaaaa :3
Pasar Apresiasi Kemampuan Hatta Kendalikan Perekonomian Indonesia
"Jadi biasnya bisa terukur ketika satu pasangan terjadi, mereka bisa mengukur ketidakpastian yang tercipta seperti apa. Jadi kalau yang satu lagi mengeluarkan, pasti jelas ketidakpastiannya seperti apa," kata Kepala Ekonom Danareksa Purbaya Yudi Sadewa di Kantor Kemenko Perekonomian, Selasa (13/5/2014).
Menurut Purbaya, seharusnya hal ini dapat berdampak positif. Kedua capres yang digadang-gadang sama-sama ingin memajukan negara. Namun demikian, belum jelas apa program yang diusung.
Hatta dinilainya lebih memliki rekam jejak yang baik. "Dua-duanya ingin memajukan negara, cuma programnya belum jelas saja. Kalau Pak Hatta mungkin lebih gampang, karena track record-nya seperti apa. Kalau yang dari sebelah sana kami tidak tahu," ujar Purbaya.
Purbaya mengaku pasar tak kaget melihat kemampuan Hatta saat menjabat Menko Perekonomian. Untuk itu dia mengklaim bahwa pasar sangat mengapresiasi pengetahuan ekonomi yang dimiliki Hatta.
"Cuma tidak semua pasar tahu bahwa Pak Hatta sepintar itu. Persepsi pasar seperti itu. Jadi kalau saya sih tidak menyangsikan khawatir dari kalangan berpendidikan," jelas dia.
| Penulis | : Sakina Rakhma Diah Setiawan |
| Editor | : Bambang Priyo Jatmiko |

